Surga dan Harapan
Satu-satunya yang ku harapkan saat ini hanya surga. Aku candu padamu, tiada yang lain, hanyamu. Karena kamu adalah tempat terakhir manusia, yang tak ada habisnya, dan kekal abadi selamanya. Oh Surga, pantaskah ku mengharapkanmu? Disaat hubunganku dengan Rabbi-ku yang ia selaku pemilikmu dan penciptaku, masih renggang nan masih jauh. Cintaku padanya baru sekadar dimulut saja, belum merasuk kedalam seluruh lubuk hatiku. Aku terkadang masih lalai, masih belum memprioritaskan Rabbi-ku, bahkan masih berat ku pada dunia. Oh Surga, pantaskah ku mengharapkanmu? Disaat hubunganku dengan sesamaku saja masih ku fak mampu menjaganya, perilakuku, perkataanku, tindakanku, masih kerapkali menyakiti orang-orang disekelilingku, atau bahkan mungkin ada yang tak ridho dengan keberadaanku, sungguh jauh aku dari kata sempurna. Oh Surga, pantaskah ku mengharapkanmu? Disaat hubunganku dengan alam disekitarku masih jauh dari kata baik. Aku masih abai, tak peduli, apatis, membiarkan kerusakan-kerusakan te...